Perjalanan

Posted on

Saya paling suka sekali membuat tulisan waktu dalam perjalanan. Padahal saya tahu bakalan amburadul ini tulisan..hehee

Dalam perjalanan hidup kita tahu bahwa semua hal selalu ada start dan finish nya.

Perrnah ngga sih kita terbayang jika kita berjalan tanpa arah di dunia ini. Bingung harus melakukan apapun, harus bersikap seperti apa, mengambil posisi bagaimana.

Nah, rasa-rasanya beberapa hari ini saya merasa seperti itu. Entahlah, meskipun perasaan itu sudah terasa sejak awal tahun lalu.

Tapi saya beruntung memiliki orang-orang baik yang selalu memberikan perhatian kepada saya. Mereka kadang ngga menunjukkan sifat peduli mereka di media sosial, tapi mereka bisa menjadi sangat baik dalam hubungan personal dengan kita.

Saya bersyukur bahwa Tuhan masih mengijinkan mereka untuk mendekat kepada saya. Padahal jika saja Allah buka sedikit aib kita punya ngga bakalan tuh mereka sebaik itu.

Nah, sebenernya ini soal perjalanan. Perjalanan yang sangat panjang akan terasa sangat membosankan, iya kan? Makanya kita butuh jalan berlubang, kita butuh gundukan, kita butuh belokan, agar apa ? Agar kita “ngeh” klo sebenernya jalan panjang tadi menyenangkan.

Tiap perjalanan masing-masing individu berbeda, ada tuh yang lempeng-lempeng aja. Soal jodoh, rejeki bahkan karir nya. Luruuuss gitu aja, lancar semua. Ada juga yang nyendat-nyendat dikit-dikit muncul, dikit-dikit tenggelam.

Alhamdulillah, saya sepertinya yang kedua..hehee tapi dengan begitu saya jadi “ngeh” kalo hidup kita di “perhatiin”, di tuntun, di belok2kan dulu, di lewatin jalan berlubang dulu, biar apa? Ya tadi, biar kita bersyukur kalo-kalo nanti ada jalan panjang banget…kita ngga lupa, untuk terus berhenti dan berbagi, untuk terusin syukurnya.

Nah soal perjalanan, karena hidup masing-masing orang beda-beda, karena itu jangan suka banding2in sama orang lain. Kurang-kurangin lah kepo kehidupan orang lain, kepoin akun medsos nya, atau ngomongin di belakang..hehee

Syukurlah saya bisa berbagi di dalam blog ini malam ini. Semoga kita semua selalu bersyukur. Ingatlah, jalan berlubang, gundukan, belokan, pertigaan atau apapun itu bukan lantas merupakan cara Tuhan mrnghentikan langkah kita. Mungkin itj bagian rencanaNya untuk menunjukkan kita jalan yang lurus. Ihdinass sirottol mustaqim 🙂

Diketik di perjalanan..
-hafizh

2 thoughts on “Perjalanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *